/ BLOGGING, MARKDOWN

Apa Itu Markdown dan Mengapa Kita Menggunakannya?

Bagi seorang blogger, menulis merupakan hal yang paling penting. Bukan hanya mengenai isi kontennya, seorang blogger jupa perlu untuk mengetahui cara menulis yang baik dan efisien sehingga meudahkan dia menulis, dan juga memudahkan pembaca memahami isinya.

Dalam artikel ini, kita akan membahas tentang Markdown yang memudahkan kita melakukan formating di dalam menulis konten. Markdown sudah populer dan wajib diketahui oleh seorang blogger. Dalah artikel ini kita akan membahas:

  • Apa itu Markdown?
  • Bagaimana cara kerja Mardown?
  • Mengapa menggunakan Markdown

Apa itu Markdown?

Markdown adalah syntax sederhana yang diciptakan oleh John gruber di tahun 2004. Markdown digunakan untuk memformat teks yang ditulis dalam plaintext.

Apa maksudnya?

Jadi begini, di dalam penulisan teks, tentu kita sering menggunakan format-format tertentu untuk memudahkan pembaca memahami isi teks. Misalnya menggunakan heading untuk judul tulisan, atau menggunakan bold atau italic untuk bagian-bagian teks tertentu, menggunakan numbering, dst. Hampir semua jenis tulisan baik dalam format word, pdf, ebook, website, dll umumnya menggunakan format yang sama.

Nah, ketika kita menulis untuk ditampilkan dalam web browser, biasanya kita menggunakan syntax <h1> untuk membuat heading, atau <b> untuk membuat tulisan bold.

Permasalahannya adalah, ketika tulisan kita ini ingin ditampilkan dalam format yang lain selain web browser. Kita akan kesulitan mengubah syntax untuk format tersebut. Di sinilah Markdown menjadi penting.

Jadi, dibanding langsung menggunakan syntax <h1>, akan lebih efisien apabila ada format tertentu yang umum, yang bisa digunakan di mana saja. Maka dibuatlah yang namanya Markdown.

Misalnya, untuk membuat heading, kita cukup menambahkan tanda # sebelum judul. Atau ketika membuat paragraf baru, kita tidak perlu menggunakan <p>, kita cukup menekan enter (membuat new line).

Untuk lebih jelasnya, lihat contoh di bawah ini:

Bagaimana cara kerja Markdown?

Saat kita menulis dalam Markdown, teks disimpan dalam file plaintext yang memiliki ekstensi .md atau .markdown. Pertanyaannya sekarang, bagaimana file berformat Markdown dikonversi menjadi HTML atau dokumen yang siap dicetak?

Jawabannya adalah bahwa kita memerlukan aplikasi Markdown yang mampu memproses file Markdown. Ada banyak aplikasi yang tersedia - mulai dari skrip sederhana hingga aplikasi desktop yang terlihat seperti Microsoft Word. Terlepas dari perbedaan visualnya, semua aplikasi melakukan hal yang sama. Aplikasi Markdown menggunakan sesuatu yang disebut prosesor Markdown untuk mengambil teks yang diformat dengan Markdown dan output ke format HTML atau format lainnya.

Mengapa menggunakan Markdown?

Mengkin kalian bertanya kenapa sih harus menggunakan Markdown? Kenapa harus repot-repot menulis dengan syntax tertentu jika kita bisa menggunakan WYSIWYG editor untuk membuat format dengan mudah?

Ada beberapa alasan mengapa Markdown menjadi populer dan banyak digunakan.

  1. Markdown bisa digunakan di mana saja. Bisa untuk membuat tulisan untuk website, dokumen, notes, buku, presentasi, pesan email, dan dokumentasi teknis.
  2. Markdown sangat portabel. File yang berisi teks berformat Markdown dapat dibuka menggunakan hampir semua aplikasi. Jadi, tulisan kita tidak akan terbatas pada satu macam aplikasi saja, seperti halnya dokumen word yang hanya bisa dibuka dengan aplikasi MS. Word atau beberapa aplikasi lainnya. Ini memudahkan ketika kita harus menulis untuk beberapa macam media, dan memudahkan kita mengimport tulisan kita ke aplikasi lain. Selain itu, Markdown ada di mana-mana. Situs web seperti Reddit dan GitHub mendukung format Markdown, dan banyak aplikasi berbasis desktop dan web juga mendukung format Markdown.
  3. Kita dapat membuat teks berformat Markdown pada perangkat apa pun yang menjalankan sistem operasi apa pun.
  4. Last but not the least, Markdown akan memudahkan penulisan. Pada awalnya mungkin kita akan kesulitan menulis dalam format Markdown karena harus menghapal beberapak jenis syntax. Tapi, bila sudah terbiasa, maka membuat format dalam tulisan akan sangat mudah. Tidak perlu <p> untuk membuat paragraf baru, tidak perlu repot untuk mengatur penomoran list, dan format yang digunakan cenderung lebih mudah diingat daripada syntax html.